Equity Research

Equity Detail

Thursday , 06 Feb 2020 05:01

PDB RI 2019 

PDB RI 2019 TUMBUH 5,02% YOY
 
PDB RI tumbuh 5,02% YoT di akhir 2019
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Produk Domestik Bruto (PDB) RI pada akhir tahun 2019 tumbuh sebesar 5,02% YoY mencapai senilai Rp 10.949 triliun (vs Rp 10.425 triliun di 2018) ditopang oleh pertumbuhan sektor informasi dan komunikasi (+9,4% YoY); kesehatan (+8.7% YoY); jasa keuangan & asuransi (+6,6% YoY); transportasi & pergudangan (+6,4% YoY); pendidikan (+6,3% YoY); konstruksi (+5,8% YoY); real estate (+5,7% YoY); akomodasi & makan minum (+5,8% YoY) dan perdagangan besar & eceran (+4,6% YoY). Namun demikian, pertumbuhan PDB RI 2019 tersebut melambat dibandingkan dengan pertumbuhan PDB 2018 (+5,17% YoY) dan dibawah asumsi PDB APBN 2019 (+5,3% YoY) dipengaruhi oleh tensi perang dagang AS-Tiongkok sehingga menyebabkan terjadinya perlambatan  pertumbuhan ekonomi global serta adanya dampak dari momentum Pilpres 2019.
 

Belanja konsumsi rumah tangga masih mendominasi PDB RI
Berdasarkan klasifikasi pengeluaran, belanja konsumsi rumah tangga dan investasi barang modal di 2019 tercatat tumbuh sebesar 5,04% YoY dan 4,45% YoY masing-masing mencapai senilai Rp 5.936 triliun (vs Rp 5.651 triliun di 2018) dan Rp 3.596 triliun vs Rp 3.443 triliun di 2018) ditopang oleh kuatnya daya beli masyarakat (yang tercermin dari rendahnya inflasi) dan didukung oleh pembangunan proyek infrastruktur yang tengah berjalan. Realisasi belanja konsumsi rumah tangga dan investasi barang modal tersebut memberikan kontribusi masing-masing sebesar 54% dan 33% terhadap total PDB RI. Kami mencatat bahwa pertumbuhan belanja investasi barang modal 2019 tercatat lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pertumbuhan belanja investasi barang modal di 2018 (+6,63% YoY) sebagai akibat dari sikap wait & see investor atas Pilpres 2019 dan outlook melambatnya laju ekonomi global, terutama dari eskalasi ketidakpastian tensi perang dagang AS-Tiongkok.
 
 
PDB RI 2020 diestimasikan tumbuh 5,2% YoY
Kami memproyeksikan pertumbuhan PDB RI tahun ini sebesar 5,2% YoY yang akan ditopang oleh belanja investasi barang modal dan konsumsi rumah tangga yang solid sejalan dengan ekspansifnya pembangunan proyek infrastruktur dan daya beli masyarakat yang stabil. Estimasi PDB 2020 tersebut lebih rendah dibandingkan dengan asumsi pertumbuhan PDB RI dalam APBN 2020 yang sebesar 5,3% YoY. Kami juga menekankan bahwa faktor resiko masih dikontribusikan dari global yakni tensi perang dagang antara AS-Tiongkok ditambah dengan adanya kasus penyebaran virus corona di awal tahun ini. 
 

Ringkasan Ekonomi Makro

Periode

2016

2017

2018

2019

2020F

PDB

5,03%

5,07%

5,17%

5,02%

5,20%

Rupiah/US$ (Rp)

13.436

13.555

14.481

13.901

14.400

BI 7-day RRR (%)

4,75

4,25

6,00

5,00

5,00

Inflasi (%)

3,02

3,61

3,13

2,72

3,00

CA/PDB (%)

(1,80)

(1,70)

(2,98)

(2,66)*

(3,00)

Cadangan Devisa (US$ juta)

116.362

130.196

120.654

129.183

135.642

*) Data 3Q19

Sumber: Bank Indonesia, BPS dan Riset Lotus Andalan