Vale (INCO) Kebut Right Issue 603,44 Juta Saham, Ini Jadwalnya

Wednesday, 24 Apr 2024 09:12

Vale Indonesia (INCO) mengebut penerbitan right issue 603.445.814 lembar. Penerbitan saham anyar itu, setara 6,07 persen dari modal ditempatkan, dan disetor penuh perseroan. Pengeluaran saham baru itu, dibalut dengan nilai nominal Rp25. 

Setiap pemegang 8.233 saham lawas dengan nama tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 11 Juni 2024 berhak atas 500 hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Setiap 1 HMETD memberi hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru harus dibayar sesuai harga pelaksanaan. 

Berdasar surat pernyataan Mineral Industri Indonesia (MIND ID) pada 22 April 2024, MIND ID sebagai pemilik 1.987.267.745 saham mewakili 20 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan, akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi porsinya maksimal 120.689.163 HMETD, dan seluruh HMETD yang akan dibeli dan diterima MIND ID dari pemegang saham lain sebagai berikut.

Yaitu, maksimum 264.265.992 HMETD dari Vale Canada Limited (VCL), merupakan pemilik 4.351.403.820 saham mewakili 43,79 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Lalu, maksimal 90.684.932 HMETD dari Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. (SMM), merupakan pemilik 1.493.218.075 saham, mewakili 15,03 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Dan, paling banyak 3.284.570 HMETD dari Vale Japan Limited (VJL) merupakan pemilik 54.083.720 saham, mewakili 0,54 persen, sehingga seluruhnya 358.235.494 HMETD. MIND ID menyatakan memiliki dana cukup untuk melaksanakan seluruh HMETD menjadi porsi, dan HMETD yang dialihkan dalam right issue perseroan. 

Tidak ada pembeli siaga dalam right issue perseroan. Apabila saham baru ditawarkan tidak seluruhnya dieksekusi pemegang saham, maka sisa saham baru itu, akan dialokasikan kepada pemegang saham lain dengan pemesanan lebih besar dari haknya. Itu selain MIND ID yang hanya akan melaksanakan HMETD menjadi porsi, dan HMETD yang dialihkan dari VCL, SMM, dan VJL.

VCL, SMM, dan VJL tidak akan melaksanakan dan akan mengalihkan HMETD yang dialihkan kepada MIND ID, dengan ketentuan dalam hal jumlah permintaan atas saham baru yang tidak dipesan melebihi saham baru yang tersedia, maka jumlah saham baru yang tersedia harus dialokasikan secara proporsional berdasar atas jumlah HMETD yang dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham publik yang meminta penambahan saham baru berdasar harga pelaksanaan. 

Setelah transaksi saham baru, dan transaksi saham lama (transaksi pengambilalihan) rampung, MIND ID akan memperoleh saham tambahan 14 persen, sehingga menjadi pemegang saham tunggal terbesar perseroan dengan kepemilikan saham 34 persen. Setelah transaksi pengambilalihan tuntas, MIND ID dan VCL akan menjadi pengendali bersama (joint controller) secara langsung perseroan. 

Pelaksanaan transaksi akuisisi itu, dilakukan berdasar kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, MIND ID sebagai calon pengendali bersama (joint controller) dengan VCL atas perseroan dikecualikan dari kewajiban melakukan penawaran tender wajib sebagaimana diatur dalam Pasal 23 huruf (k) Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2018 tentang pengambilalihan perusahaan terbuka.

Right issue itu, untuk memperoleh perpanjangan Kontrak Karya (KK) dalam bentuk Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian dilakukan agar perseroan dapat memenuhi ketentuan perundang-undangan berlaku bidang pertambangan untuk menawarkan saham kepada peserta Indonesia. Di mana, Pemerintah Republik Indonesia telah memberitahukan kepada perseroan, dan berminat mengambil saham divestasi perseroan dengan menunjuk MIND ID untuk melaksanakan pengambilan saham perseroan sehubungan dengan kewajiban divestasi saham tersebut. 

Dan, rencana tersebut telah mengantongi lampu hijau dari para pemegang saham. Ya, dalam rapat umum pemegang luar biasa pada 19 April 2024, para investor dengan aklamasi menyetujui rencana perseroan tersebut. Selaras dengan persetujuan right issue itu, perseroan juga akan meningkatkan modal disetor dan modal ditempatkan sehubungan dengan pelaksanaan right issue. Pemodal yang absen akan mengalami dilusi 5,73 persen. 

Jadwal right issue Vale Indonesia menjadi sebagai berikut. Cum right pasar reguler dan negosiasi pada 7 Juni 2024. Ex right pasar reguler dan negosiasi pada 10 Juni 2024. Cum right pasar tunai pada 11 Juni 2024. Ex right pasar tunai pada 12 Juni 2024. Recording date pada 11 Juni 2024. 

Distribusi HMETD pada 12 Juni 2024. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 13 Juni 2024. Perdagangan, pembayaran, dan pelaksanaan HMETD pada 13-21 Juni 2024. Penyerahan saham baru hasil pelaksanaan HMETD, dan pembayaran saham tambahan pada 24 Juni 2024. Penjatahan pemesanan saham tambahan pada 25 Juni 2024. Pengembalian kelebihan uang pemesanan pembelian saham tambahan yang tidak terpenuhi pada 26 Juni 2024.