Jelang libur Natal dan Tahun Baru, Panorama (PANR) Proyeksikan Penjualan Tumbuh 40%

Friday , 25 Nov 2022 11:21

PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) optimistis permintaan paket liburan akan meningkat menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Permintaan juga diproyeksikan akan meningkat baik destinasi dalam dan luar negeri. Di kuartal IV-2022, perseroan pun memproyeksikan pertumbuhan penjualan bisa mencapai 40%.
 
Budi Tirtawisata, Direktur Utama PT Panorama Sentrawisata mengatakan, proyeksi tersebut terlihat dari peningkatan jumlah peserta tour pada pada bulan Oktober hingga November yang naik 291% dibanding kuartal IV-2021 lalu.
 
Tingginya animo masyarakat Indonesia untuk berlibur juga terlihat di segmen corporate incentive, salah satunya melalui keberhasilan Perseroan menangani 6.000 orang dalam satu pelayaran kapal cruise di wilayah perairan Asia Tenggara.
 
ýIni sesuai dengan proyeksi mengenai pent-up demand, dimana ketika pandemic mereda maka masyarakat akan berbondong-bondong untuk kembali melakukan perjalanan wisata maupun perjalanan bisnis dan MICE,ý jelas dia dalam keterangan resminya, Jumat (25/11).
 
Sementara itu untuk segmen wisatawan mancanegara, Perseroan juga bekerjasama dengan salah satu mitra tour operator di Eropa untuk menangani chartered flight mulai bulan November 2022 hingga Maret 2023.
 
Upaya charter flight tersebut merupakan salah satu solusi untuk mengejar tingginya permintaan pasar di tengah masih belum pulihnya ketersediaan kursi pesawat.
 
ýSaat ini sebagian besar maskapai dunia mulai meningkatkan frekwensi penerbangan dan membuka kembali rute-rute yang pernah ada saat sebelum pandemi,ý ungkap dia.
 
Melihat tingginya permintaan travelling saat ini, Perseroan memperkirakan penjualan di kuartal IV-2022 tumbuh 40% dibanding kuartal III 2022. Sementara bila dibandingkan dengan penjualan kuartal IV tahun 2021 pertumbuhannya mencapai 575%.
 
ýDengan proyeksi ini Perseroan optimistis akan mencatat laba di tahun 2022 ini,ý harap dia.
 
Perseroan juga optimis bahwa tahun 2022 dapat menjadi fondasi pertumbuhan yang kuat melebihi tahun-tahun di masa pra-pandemi. 
 
Sumber: Kontan.co.id