IHSG Turun 0,03% pada Jumat (13/5), Pelemahan Hanya di Sektor Teknologi & Keuangan

Friday , 13 May 2022 03:38

Sempat menguat sejak perdagangan sesi kedua, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun lagi jelang akhir pekan dan mencatat penurunan dalam lima hari berturut-turut. Jumat (13/5), IHSG turun tipis 0,03% atau 1,85 poin ke 6.597,99 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

IHSG turun tipis meski sembilan indeks sektoral menguat. Hanya dua sektor yang turun pada hari ini. Sektor teknologi terjun 3,81%. Sedangkan sektor keuangan tergerus 0,92%.
 
Sektor transportasi dan energi justru memimpin penguatan masing-masing 2,10%. Sektor barang konsumsi primer melesat 2,07%. Sektor perindustrian melejit 1,82%. Sektor barang baku naik 1,81%. Sektor barang konsumsi nonprimer menguat 1,19%. Sektor infrastruktur naik 0,72%. Sektor properti dan real estat menguat 0,32%. Sedangkan sektor kesehatan naik 0,15%.
 
Total volume transaksi bursa hari ini mencapai 22,66 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 18,69 triliun. Sebanyak 302 saham menguat. Ada 234 saham yang turun harga dan 149 saham flat.
 
Top gainers LQ45 hari ini adalah:
ý PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) 7,54%
ý PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) 6,09%
ý PT Harum Energy Tbk (HRUM) 5,25%
 
Top losers LQ45 terdiri dari:
ý PT PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) -6,69%
ý PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) -6,21%
ý PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) -4,93%
 
Investor asing mencatat penjualan bersih atau net sell Rp 2,29 triliun di seluruh pasar. Dari total tersebut, sebesar Rp 1,35 triliun net sell merupakan transaksi di pasar reguler.
 
Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) Rp 719,8 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 586,8 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 351,4 miliar.
 
Saham-saham dengan pembelian bersih atau net buy terbesar asing adalah PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 77,5 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 58,9 miliar, dan PT Harum Energy Tbk (HRUM) Rp 48,2 miliar.
 
Sumber: Kontan.co.id