Masuk jajaran LQ45, begini rekomendasi saham MDKA

Thursday , 30 Jul 2020 08:24
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) resmi masuk jajaran penghuni dalam indeks saham LQ45 dan Jakarta Islamic Index (JII) untuk periode Agustus 2020-Januari 2021.
 
Presiden Direktur MDKA, Tri Boewono mengungkapkan, bergabungnya MDKA dalam indeks saham LQ45 dan Jakarta Islamic Index (JII) ini sejalan dengan realisasi kinerja perusahaan. "Masuknya MDKA dalam indeks saham LQ45 dan Jakarta Islamic Index (JII) juga merupakan konfirmasi pasar terhadap kinerja kami,¿ kata Tri usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPST dan RUPSLB) di Jakarta, Rabu (29/7).
 
Pada tahun lalu, MDKA telah menghasilkan 223.042 ounces emas meningkat 33,15% dibanding 2018 yang menghasilkan 167.506 ounces emas. Padahal target awal hanya sebesar 180.000 ounces-200.000 ounces emas. MDKA juga mencatat produksi perak sebesar 409.492 ounces perak pada 2019 atau melonjak 191,32% dari 140.594 ounces perak pada 2018.
 
Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony mengatakan, masuknya MDKA ke dalam beberapa jajaran indeks bisa semakin menambah minat investor yang ingin membeli MDKA. Chris memprediksi performa Merdeka Copper Gold seharusnya mengalami peningkatan pada tahun ini sejalan dengan melesatnya harga emas. "Harga emas yang paling berpengaruh dalam pergerakan harga saham MDKA," kata Chris kepada Kontan.co.id, Rabu (29/7).
 
Sepanjang kuartal pertama tahun ini, Merdeka Copper Gold memproduksi emas mencapai 54.151 ounces atau naik 16,41% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Meski pendapatan naik 13,17% menjadi US$ 103,79 juta pada kuartal pertama 2020, laba bersih Merdeka Copper Gold menurun 26,29% menjadi US$ 14,97 juta karena tingginya beban pokok penjualan.
 
Chris menyarankan pelaku pasar untuk hold saham MDKA. Sampai penutupan perdagangan Rabu (29/7), harga saham MDKA terkoreksi 0,55% ke harga Rp 1.800 per saham.
 
sumber : kontan.co.id