Hot Topics & Opinion

Rupiah Jeblok, Bagaimana Nasib IHSG

Monday , 22 Apr 2024

Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika terus melemah. Saat ini berada di level Rp16.290 per dollar. Ini adalah level terendahnya sejak puncak pandemi 2020. Saat itu rupiah merosot dengan cepat ke level Rp16.600 per dollar. Namun kemudian dengan cepat pula menguat seiring dimulainya vaksinasi covid-19. Bedanya kini ada perang yang memicu kenaikan harga barang dan jasa. Inflasi yang semula diharap bisa segera turun, jadi makin keras kepala. Ujungnya bermuara pada perubahan pandangan The Fed yang 'data dependent'.

Grafik Perkembangan Nilai Tukar Rupiah vs US Dollar

Survey The Fed sempat meyakini pasar akan ada penurunan suku bunga acuan tiga kali tahun ini. Penurunan suku bunga pertama akan dilakukan secepatnya pada FOMC meeting Juni 2024. Namun proyeksi ini berubah menjadi dua kali atau bahkan satu kali penurunan saja. Penurunan pertamanya pun mundur menjadi FOMC meeting September 2024. Menegaskan kembali frase "higher for longer" yang telah menghantui pasar sejak awal 2023 silam.

Kebijakan The Fed bukannya tanpa kritik. Sejumlah ekonom sering menyerukan agar The Fed tidak terlalu kaku. Kritik ini beralasan karena sejarah menunjukkan The Fed selalu terlambat bertindak (behind the curve). Baik ketika menurunkan maupun saat menaikkan suku bunganya. Oleh karenanya bank sentral Eropa misalnya, menegaskan akan segera menurunkan suku bunganya pada Juni. Bank sentral Swiss telah lebih dulu menurunkan suku bunga mereka pada Maret lalu.