Daily Views

Bursa Hari Ini

Thursday , 26 Nov 2020 08:21

GLOBAL UPDATE
Bursa ekuitas AS ditutup melemah pada perdagangan Rabu (25/11/2020) seiring investor mewaspadai kumpulan data yang menunjukkan kemungkinan perlambatan dalam pertumbuhan ekonomi. Dow Jones Industrial Average ditutup turun sekitar 173,77 poin, atau -0,58% menjadi 29.872,47, indeks berbasis luas S&P 500 melemah -0,16% atau 5,76 poin, menjadi 3.629,65 setelah mencatat penutupan tertinggi sepanjang masa di sesi sebelumnya. Nasdaq Composite Index menguat +0,47%, atau 57,62 poin, menjadi 12.094,40. Sebagian data ekonomi telah dirilis. Klaim pengangguran AS naik dua pekan berturut-turut, yang pertama sejak Juli 2020. Departemen Tenaga Kerja merilis 778.000 orang mengajukan tunjangan pengangguran untuk pertama kalinya minggu lalu. (Vs cons: 733.000). Pelaku pasar juga tengah menimbang efek pandemi pada ekonomi seiring kasus terus meningkat dan lebih banyak wilayah memperketat pembatasan. Sejalan dengan bursa AS, Indeks Pan-European Stoxx 600 turun tipis -0,08% atau 0,30 poin menjadi 392,09. Pasar regional utama berakhir variatif dengan Indeks DAX melemah -0,02%, FTSE 100 Inggris turun -0,64%, sementara CAC 40 Prancis menguat +0,23%. Dari data, Ekonomi Inggris diperkirakan berkontraksi sebesar - 11,3% pada 2020, dengan pemerintah akan meminjam USD526 miliar, atau 19% dari PDB.
 

MARKET MOVEMENT
IHSG berakhir di zona merah pada perdagangan Rabu (25/11) melemah -0,38% dan ditutup di level 5.679,25. Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing mencatatkan keseluruhan Net Buy sebesar Rp 580,6 miliar. Tujuh sektor terkoreksi dimana sektor aneka industri paling dalam yaitu -2,84%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor manufaktur masing-masing -1,57% dan -1,17%. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan kredit perbankan tahun depan tumbuh 1-4% YoY. Proyeksi itu cenderung konservatif seiring 2021 merupakan tahun konsolidasi. Hingga Oktober 2020, pertumbuhan kredit perbankan mengalami kontraksi -0,47% YoY. Pemerintah RI juga berencana untuk mempertimbangkan pengurangan jumlah cuti bersama di akhir tahun 2020. Rencana tersebut sebagai upaya meredam potensi penularan COVID-19 selama periode libur panjang akhir tahun. Mengukuti pergerakan bursa global dan masih minimnya sentimen dari dalam negeri IHSG berpeluang kembali melanjutkan pelemahan pada hari ini dikisaran 5.612- 5.732.

NEWS HIGHLIGHTS
- GGRM Tambah Modal untuk Bisnis Jalan Tol
- Penjualan 3Q20 MAPI -34% YoY, +62% QoQ
- ADHI Raih NKB Rp 8,7 Triliun
- DMAS Bagi Dividen Rp 25/saham
- Pendapatan 3Q20 ANTJ +28% YoY
- Infrastruktur: PUPR Lelang 9 Jalan Tol Rp 142,51 Triliun

Berita Emiten

Thursday , 26 Nov 2020 08:22

GGRM Tambah Modal untuk Bisnis Jalan Tol
GGRM melalui anak usahanya, PT Surya Kerta Agung membentuk cucu usaha yang bergerak di bidang jalan tol, yaitu PT Surya Kertaagung Toll (SKT). Adapun, GGRM bersama PT Suryaduta Investama menyepakati penambahan modal dasar SKT menjadi Rp 3 triliun (before: Rp 1,2 triliun), dengan modal ditempatkan dan disetor menjadi Rp 1 triliun (before: Rp 300 miliar).

Penjualan 3Q20 MAPI -34% YoY, +62% QoQ
MAPI membukukan penjualan sebesar Rp 10,2 triliun sepanjang 9M20 atau turun -34% YoY. Sementara, bottomline masih menderita kerugian menjadi Rp -605 miliar (vs. 9M19: Rp 643 miliar). Namun secara kuartalan, pendapatan menguat +62% QoQ menjadi 3,4 triliun, menekan rugi bersih menjadi Rp -197 miliar pada 3Q20 (-53% QoQ). Keseluruhan segmen penjualan tercatat pulih, dengan penjualan digital menguat signifikan didukung oleh e-commerce (MAPEMALL, Zara, Planet Sports, Digimap) serta pembukaan kembali tenant offline dan dine-in F&B di mall.

ADHI Raih NKB Rp 8,7 Triliun
ADHI telah menandatangani dua kontrak baru sebesar Rp 8,7 triliun dalam waktu dua hari, untuk proyek pembangunan jalan tol. Alhasil, perolehan NKB YTD menjadi Rp 16,8 triliun atau 67% dari target NKB 2020 sebesar Rp 25 triliun. Proyek tersebut adalah pembangunan ruas jalan tol Cileles-Panimbang (Rp 922 miliar) dan ruas Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo (Rp 7,8 triliun).

DMAS Bagi Dividen Rp 25/saham
DMAS akan melakukan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2020 senilai Rp 1,2 triliun atau setara Rp 25 per lembar saham pada 18 Desember 2020. Adapun, Cum dan Ex Dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi dijadwalkan pada 2-3 Desember 2020.

Pendapatan 3Q20 ANTJ +28% YoY
Laba bersih ANTJ tercatat sebesar US$ 1,4 juta (vs. 3Q19: US$ -5,9 juta), seiring pertumbuhan pendapatan sebesar +28% YoY menjadi US$ 118,4 juta (vs. 3Q19: US$ 92,1 juta) hingga 3Q20. Peningkatan ditopang oleh kenaikan harga jual rata-rata produksi minyak kelapa sawit dan inti sawit, dengan produksi TBS perseroan tercatat naik +2,1% sebanyak 553.698 ton.

SECTORAL
Infrastruktur: PUPR Lelang 9 Jalan Tol Rp 142,51 Triliun
Kementerian PUPR akan melelang sebanyak 9 proyek ruas jalan tol baru dengan perkiraan nilai investasi mencapai Rp 142,51 triliun. Kesembilan ruas jalan tol tersebut yakni Kamal-Rajeg (Rp 18,5tn), Akses Patimban (Rp 6,4tn), Bogor-Serpong via Parung (Rp 8,9tn), Sentul Selatan-Karawang Barat (Rp 15,2tn), Semanan-Balaraja (Rp 15,5tn), Harbour Toll Road Semarang (Rp 12tn), Cikunir-Karawaci (Rp 26,2tn), Cikunir-Ulujami (Rp 20tn) dan Gilimanuk-Mengwi (Rp 19,7tn).

Sumber: Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Detik Finance