Daily Views

Bursa Hari Ini

Tuesday , 23 Jan 2018 09:12

Market Movement

IHSG pada perdagangan awal pekan ditutup menguat tipis di level 6.500,5 sekaligus kembali mencetak rekor penutupan tertingginya pada tahun ini meski maraknya aksi profit taking investor atas saham-saham sektoral industri dasar, aneka industri, properti, infrastruktur dan manufaktur. Investor asing kembali mencatatkan transaksi net sell senilai Rp 289 miliar. Aksi selektive buy investor atas saham-saham berbasis komoditas (perkebunana dan pertambangan), konsumer, finansial dan perdagangan mampu menahan tekanan jual yang terjadi tersebut. IHSG pada perdaganagn hari ini kami perkirakan bergerak dalam rentang yang terbatas antara 6440-6530 dengan pilahan saham antara lain: PGAS, BWPT dan BNLI.

Global Update

Bursa AS ditutup menguat signifiakn pada perdagangan awal pekan tadi malam ditopang oleh tercapainya eksepakatan mengenai anggaran negara AS oleh Partai Republik dan Demokrat dalam Parlemen sehingga mengakhiri bayang-bayang lumpuhnya pemerintahan AS. Indeks Nasdaq. S&P 500 dan Dow Jones masing-masing kompak ditutup naik sebesar 1%; 0,8% dan 0,5%. Penguatan saham sektoral energi dan telekomunikasi menjadi pemimpin laju penguatan bursa AS tersebut. Sementara itu, bursa Eropa sendiri ditutup cenderung bervariasi dimana indeks FTSE 100 ditutup terkoreksi sebesar 0,2% di level 7.715,4 akibat penguatan nilai tukar GBP terhadap US$ yang dikhawatirkan dapat menurunkan laba bersih emiten multinasional. Indeks DJ Euro Stoxx sendiri ditutup naik 0,4% sejalan dengan kenaikan harga saham sektoral energi.

News Highlights

Ø BUMI targetkan kenaikan pendapatan dan laba bersih

Ø WIKA ke Tiongkok pastikan dana kereta cepat cair

Ø WSKT incar Rp 5 triliun dari pembiayaan LRT

Ø MYRX berniat hubungkan Maja dan Serpong

Ø GMFI siapkan capex 2018 sebesar US$ 127 juta

Ø Air France calon kuat pembeli 20% saham GMFI

Ø MIKA siapkan Rp 1,4 triliun untuk buyback 5% saham

Berita Emiten

Tuesday , 23 Jan 2018 09:16

BUMI targetkan kenaikan pendapatan dan laba bersih

Dengan harga batubara minimal bisa menguat 5% YoY di tahun 2017. BUMI menargetkan kenaikan volume produksi sebesar 10% menjadi 90 juta ton, terutama dari KPC dan Arutmin. Target penjualan dari tambang KPC bisa mencapai 63 juta ton. Dengan kisaran harga jual US$ 70 per ton, BUMI bisa mengantongi pendapatan dari KPC sebesar US$ 4,3 miliar. Sementara dari Arutmin, BUMI memprediksikan pendapatan US$ 1,2 miliar. Secara keseluruhan, pendapatan konsolidasi  BUMI bisa mencapai US$ 5,5 miliar.

WIKA ke Tiongkok pastikan dana kereta cepat cair

Untuk memastikan pencairan dana dari CDB, WIKA terbang ke Tiongkok. Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo tengah berada China untuk mengurus pinjaman bank tersebut. Sejak tahun lalu, WIKA dan Kementerian BUMN menunggu pencairan kredit dari CDB untuk proyek kereta cepat Jakarta–Bandung. Penantian itu sempat berakhir dalam waktu dekat lantaran Menteri BUMN Rini Soemarno menyebut dana pinjaman bakal cair pada 21 Januari 2018.

WSKT incar Rp 5 triliun dari pembiayaan LRT

WSKT akan menjual piutang pemerintah sebesar Rp 5 triliun pada 2018. Apabila Pemerintah belum membayar piutang tersebut, WSKT akan segera menjualnya pada tahun depan dengan skema factoring berbunga lebih tinggi dari perbankan. Hasil penjualan piutang tersebut akan digunakan untuk cash operating di proyek selanjutnya.

MYRX berniat hubungkan Maja dan Serpong

MYRX berambisi mengembangkan kawasan Maja dan Serpong. Untuk itu, manajemen ingin memperbanyak populasi kawasan tersebut, baru kemudian mengembangkannya menjadi kawasan terpadu. Direktur Utama MYRX Benny Tjokrosaputro menyatakan pihaknya membidik penambahan land bank dan memiliki visi untuk bisa menghubungkan daerah Maja dan Serpong.

GMFI siapkan capex 2018 sebesar US$ 127 juta

GMFI menyiapkan capex yang cukup besar pada tahun ini sebesar US$ 127 juta yang berasal dari beberapa pendanaan seperti hasil IPO yang belum terpakai. Selain itu, GMFI mengandalkan pendanaan dari strategic investor yang akan melakukan private placement di kuartal 1 dan pinjaman dari bank. Capex tersebut akan dipakai sebagian untuk melakukan akuisisi dan joint venture.

Air France calon kuat pembeli 20% saham GMFI

Proses private placement GMFI telah berujung pada salah satu investor. Air France KLM dikabarkan merupakan investor utama yang menjadi investor pada salah satu anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk tersebut. Calon kuatnya Air France KLM memang masih dalam proses dan sedang dibantu BNP Paribas, diharapkan di kuartal pertama sudah mulai terealisasi.

MIKA siapkan Rp 1,4 triliun untuk buyback 5% saham

MIKA menyiapkan dana maksimal mencapai Rp 1,4 triliun untuk melakukan buyback saham sebanyak-banyaknya 5% atau setara dengan 727,54 juta saham.