Daily Views

Bursa Hari Ini

Friday , 27 Mar 2020 08:49
MARKET MOVEMENT
IHSG pasca libur hari raya Nyepi terjadi rebound dan ditutup menguat signifikan 10,2% berada pada level 4.338,9 merespon sentimen lonjakan super signifikan bursa global pasca keberhasilan uji coba penggunaan obat hydroxychloroquine dan chloroquine yang menghasilkan zero death dalam beberapa hari di AS dan Perancis. Keseluruhan indeks sektoral mengalami rebound dan ditutup pada teritori hijau dengan kenaikan yang super signifikan terutama dipimpin lonjakan kenaikan saham-saham sektoral konsumer, finansial, infrastruktur, manufaktur, perkebunan, industri dasar, pertambangan dan aneka industri. Nilai tukar Rupiah pun ditutup mengalami penguatan sebesar 1,2% berada di level Rp 16.305,- per dolar AS sedangkan investor asing tercatat melakukan akumulasi saham dengan membukuan transaksi net buy Rp 662 miliar. Rebound IHSG yang terjadi kami perkirakan berpotensi berlanjut di akhir pekan ini dengan kisaran perdagangan antara 4.125 – 4.480 yang juga diwarnai adanya aksi profit taking investor. Pertemuan KTT virtual G-20 menjadi sentimen positif bagi ekonomi global dimana dalam pertemuan tersebut disepakati untuk menyiapkan dana senilai US$ 4 miliar (ekivalen Rp 65 triliun) sebagai upaya menemukan vaksin Covid-19.
 
 
GLOBAL UPDATE
Bursa AS pada perdagangan tadi malam ditutup mengalami penguatan signifikan di tengah rilis data pengangguran AS yang melonjak hampir 12 kali lipat menjadi sebanyak 3,28 juta per 21 Maret 2020 (vs 282.000 pekan sebelumnya) akibat adanya lockdown di beberapa negara bagian AS untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Indeks Dow Jones dan Nasdaq ditutup naik masing-masing sebesar 6,4% dan 5,6% berada pada level 22.552,2 dan 7.797,5. Investor cukup percaya diri dan berfokus pada paket stimulus fiskal senilai US$ 2 triliun yang disetujui oleh Parlemen AS dan tinggal menunggu untuk disahkan menjadi Undang-Undang guna memerangi dampak pandemi Covid-19 sekaligus menyelamatkan ekonomi AS. Dikutip dari New York Times, data kasus suspek positif Covid-19 AS tercatat mencapai sebanyak 81.321 terbanyak didunia dan melampui kasus di Italia (80.539) dan Tiongkok (81.285). Sementara itu, harga minyak dunia kembali mengalami tekanan koreksi yang dalam sebesar 5,1% berada di level US$ 23,2 per barel dipicu oleh kembali memanasnya perang harga antara Rusia dan Arab Saudi dimana Rusia memutuskan untuk membatalkan perjanjian dengan OPEC terkait pengurangan produksi minyak dunia serta reaksi atas penetapan harga sepihak oleh Arab Saudi.
 

 

NEWS HIGHLIGHTS
- REAL Targetkan Penjualan 2020 Rp 72,9 Miliar
- WTON Bagikan Dividen 2019  Rp 15,36 Per Saham 
- Fitch Tetapkan Outlook Stabil untuk PANS
- WINS Pangkas Kerugian melalui Utilisasi Armada
- Laba Bersih BIRD Turun 31% di 2019
- GOOD Siapkan Rp 15 Miliar untuk Buyback Saham 

Berita Emiten

Friday , 27 Mar 2020 08:52
REAL Targetkan Penjualan 2020 Rp 72,9 Miliar
Manajemen REAL cukup optimis dapat mencapai target penjualan tahun ini senilai Rp 72,9 miliar ditengah pandemi Covid-19. Perseroan menganggarkan dana capex senilai Rp 9,2 miliar yang akan digunakan untuk membiayai landed house Botanical Puri Asri di Depok.
 
WTON Bagikan Dividen 2019  Rp 15,36 Per Saham 
RUPST WTON menyetujui pembagian dividen tahun buku 2019 senilai Rp 15,36 per saham senilai total Rp 128 miliar yang setara dengan rasio pembayaran 25% dari laba bersih 2019 dan imbal hasil sebesar 6,9%.
 
Fitch Tetapkan Outlook Stabil untuk PANS
PT Fitch Ratings Indonesia mengafirmasi peringkat nasional jangka panjang PANS di level AA-(idn) dan outlook stabil. Adapun, total pendapatan usaha konsolidasi sebesar Rp 405,38 miliar dengan laba tahun berjalan Rp 128,88 miliar per akhir Desember 2019. PANS juga memiliki modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) Rp 685,34 miliar atau jauh di atas ketentuan minimum sebesar Rp 25 miliar.

 

WINS Pangkas Kerugian melalui Utilisasi Armada
WINS mencatatkan rugi bersih 2019 sebesar US$ 13,33 juta atau turun 48% dibandingkan dengan kerugian pada 2018 sebesar US$ 25,44 juta. Pengurangan kerugian didorong oleh tingkat utilisasi armada WINS yang pulih dari 46% pada kuartal I/2019 menjadi 77% pada kuartal IV/2019.
 
Laba Bersih BIRD Turun 31% di 2019
BIRD mencatat penurunan laba bersih sebesar 31,2% pada 2019 menjadi Rp 314,56 miliar (vs. Rp 457,3 miliar di 2018). Penurunan laba bersih sejalan dengan menyusutnya pendapatan neto sebesar 4,03% menjadi Rp 4,04 triliun, sementara beban usaha perseroan tercatat meningkat 16,45% menjadi Rp 723,51 miliar di 2019. Total liabilitas jangka pendek dan jangka panjang 2019 juga meningkat masing-masing berada di angka Rp 753,51 miliar dan Rp 1,26 triliun.
 
GOOD Siapkan Rp 15 Miliar untuk Buyback Saham
GOOD melakukan buyback saham maksimal Rp 15 miliar atau sebanyak-banyaknya 15 juta lembar saham melalui PT Indopremier Sekuritas sebagai perantara pedagang efek sejak 24 Maret 2020 hingga 23 Juni 2020.