Daily Views

Bursa Hari Ini

Thursday , 25 Apr 2024 07:22

Global Update

Bursa saham Wall Street berakhir mixed pada perdagangan Rabu malam merespon investor yang mempertimbangkan kenaikan imbal hasil Treasury di tengah hasil positif kinerja perusahaan, terutama dari raksasa teknologi. S&P 500 (SPX) terpantau naik 1,08 poin, atau 0,02%, dan berakhir pada 5.071,63 dan Nasdaq Composite (IXIC) naik 16,11 poin, atau 0,1%, menjadi 15.712,75. Sedangkan, Dow Jones Industrial Average (DJI) terkoreksi 42,77 poin atau 0,11% ke posisi 38.460,92. Lelang obligasi pemerintah AS bertenor lima tahun senilai $70 miliar pada hari Rabu membantu mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi dan membebani ekuitas. Obligasi Treasury 10-tahun (US10Y) naik 5 bps menjadi 4,64 %. Investor juga fokus pada pendapatan kuartalan dari sejumlah perusahaan, terutama dari saham-saham dengan pertumbuhan megacap. Meta Platforms menjadi saham kedua yang melaporkan pendapatan kuartalan tepat setelah penutupan indeks. Microsoft dan Alphabet dijadwalkan akan mengikuti melaporkan hasilnya akhir pekan ini.Tesla juga terpantau melonjak setelah rencana pembuat kendaraan listrik dengan model yang lebih terjangkau. Fokus tertuju sejumlah data dari AS diantaranya, data pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) QoQ Advance untuk kuartal I-2024. Konsensus memperkirakan bahwa PDB AS akan lebih rendah menjadi 2,1% dari yang sebelumnya 3,4% pada kuartal IV-2023. Berdasarkan data saat ini, pertumbuhan ekonomi AS cukup sulit untuk diturunkan karena data-data fundamental AS masih cukup solid bahkan International Monetary Fund (IMF) dalam laporan terakhirnya April 2024 memprediksi AS akan mengalami pertumbuhan PDB sebesar 2,7% pada tahun ini atau lebih tinggi dari tahun sebelumnya yakni 2,5%.

 Market Movement

IHSG pada perdagangan kemarin, Rabu (24/4/2024) berada di level di 7174,53, menguat 0,90%. Hal ini merupakan penguatan yang terjadi dua hari beruntun dan tertinggi secara persentase harian sejak terkoreksi dalam usai lebaran. Investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebanyak Rp245 miliar di pasar reguler. Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa suku bunga acuan naik menjadi 6,25% dengan Deposit Facility naik ke posisi 5,50% dan Lending Facility sebesar 7%. Kenaikan BI rate kali ini menjadi yang pertama kali sejak BI menahan suku bunga selama lima bulan beruntun. Kenaikan suku bunga di satu sisi akan menguntungkan sjeumlah sektor di IHSG seperti perbankan tetapi di sisi lain akan menekan sektor lainnya seperti infrastructure, teknologi, properti, hingga consumer goods. Sementara, kepastian politik dalam negeri juga mereda setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang Pemilihan Presiden 2024 di gedung KPU RI, Jakarta, Rabu (24/4/2024). Pada hari ini Dua bank besar akan mengumumkan kinerja keuangan kuartal I-2024 yakni PT Bank Tabungan Negara dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI). IHSG berpeluang menguat terbatas pada hari ini.

Berita Emiten

Thursday , 25 Apr 2024 07:23

Laba UNVR Tumbuh 3% Menjadi Rp 1,44 Triliun di Kuartal I 2024

Kuartal I-2024, UNVR membukukan penjualan bersih sebesar Rp 10,07 triliun, turun 4,95% secara YoY dari Rp 10,60 triliun per kuartal I-2023. Penjualan dari segmen kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh mencapai Rp 6,44 triliun atau terkoreksi 5,57% YoY. Lalu, penjualan makanan dan minuman juga turun 3,85% YoY menjadi Rp 3,63 triliun. Berdasarkan geografisnya, penjualan dalam negeri masih mendominasi sebesar Rp 9,89 triliun per Maret 2023.

 

Cetak Laba Bersih USD8 Juta, Kinerja RAJA Solid di Kuartal I 2024

Kuartal I tahun 2024, pendapatan bersih perusahaan meningkat sebesar 67% menjadi USD61,6 juta, naik dari USD37 juta di periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, laba bersih mengalami peningkatan tahunan sebesar 41%, dari USD5,7 juta di Q1 2023 menjadi USD8 juta di Q1 2024. Manajemen menjelaskan faktor utama peningkatan keuangan perseroan meliputi kontribusi signifikan dari proyek yang telah diselesaikan pada tahun 2023. Khususnya, bisnis upstream melalui investasi perseroan di Blok Jabung berkontribusi sekitar 20% dari total pendapatan.

 


Pendapatan HRTA Naik 85,84% Jadi Rp 12,86 Triliun Pada 2023

Pendapatan HRTA di tahun 2023 tercatat di Rp 12,86 triliun, tumbuh hingga 85,84% secara yoy dari Rp 6,92 triliun di tahun 2022. Di sisi lain, laba bersih tercatat sebesar Rp 305,80 miliar di 2023, tumbuh 20,62% yoy dari Rp 253,52 miliar di 2022. Pertumbuhan pendapatan ditopang oleh peningkatan volume penjualan dalam emas serta kenaikan dari harga jual rata-rata. Prestasi ini adalah hasil dari berbagai strategi dan inovasi Manajemen. Peluncuran brand perhiasan Ardore dan brand emas batangan EMASKU, bersamaan dengan operasional Pabrik Pemurnian Emas oleh PT Emas Murni Abadi. 

SMGR Tingkatkan Penggunaan Bahan Bakar Alternatif

SMGR mendukung inisiatif net zero emission dengan penggunaan bahan bakar alternatif untuk mendorong rasio substitusi energi panas (thermal substitution rate/TSR). SIG selama 2023 berhasil meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif dari limbah industri, sampah perkotaan yang diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF), biomassa dan sumber lainnya, menjadi 559.625 ton atau naik 27% dari tahun 2022 sebanyak 437.232 ton. Dengan inisiatif tersebut, SIG berhasil melakukan substitusi batu bara dalam produksi semen sehingga rasio TSR tercapai sebesar 7,27%.

 

 

PANI Laris Manis, Target Bakal Tercapai

PANI mencatatkan prapenjualan sebesar Rp 1,5 triliun pada kuartal I-2024, melesat 177% (yoy) atau melejit 144% (qoq). Perolehan marketing sales tersebut setara 27% dari target PIK2 tahun ini yang mencapai Rp 5,5 triliun. Pertumbuhan signifikan marketing sales PIK2 pada kuartal I-2024 didorong oleh kenaikan jumlah launching proyek perseroan setelah mengakuisisi lahan seluas 815 hektare (ha) yang menggunakan dana hasil rights issue ke-2. Secara kontribusi, segmen kavling komersial menjadi penyumbang marketing sales terbesar emiten berkode saham PANI tersebut sebesar Rp 646 miliar, melonjak 71% (yoy) atau meningkat 294% (qoq). Kontribusi segmen kavling terhadap total marketing sales PANI mencapai 44%.

 


Sumber: Emitennews, Investor Daily, Kontan, Detik Finance, Bisnis Indonesia, CNBC Indonesia