Daily Views

Bursa Hari Ini

Friday , 20 Apr 2018 09:35

Market Movement

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat sebesar 0,6% di level 6.355,9 ditopang oleh aksi akumulasi saham investor atas saham-saham sektoral aneka industri, manufaktur, pertambangan, industri dasar, konsumer dan properti. Tekanan jual investor masih terjadi dan melanda saham-saham sektoral finansial. Investor asing akhirnya membukukan transaksi net buy senilai Rp 213 miliar. Sementara itu, RDG Bank Indonesia memutuskan untuk tetap menahan suku bunga acuan BI 7 day RR pada level 4,25%. IHSG pada akhir pekan ini kami perkirakan melanjutkan pergerakan menguatnya dengan kisaran pada level 6.252-6.386.

Global Update

Bursa AS dan Eropa pada perdagagan tadi malam ditutup melemah terbatas disebabkan oleh kenaikan yield pasar obligasi 10 tahun sebesar 4,6 bps ke level 2,914% merupakan level tertinggi semenjak bulan Februari 2018 dan koreksi saham sektoral tobacco, IT dan komoditas setelah mengalami rally signifikan. Indeks Dow Jones dan Nasdaq ditutup terkoreksi masing-masing sebesar 0,3% dan 0,8% berada pada level 24.664,9 dan 7.238,1. Sementara itu, indeks FTSE 100 dan DJ Euro Stoxx masing-masing ditutup ke level 7.328,9 (+0,2%) dan ke level 3.486,6 (-0,1%).

Result Update

BBTN 1Q18 Result – (SELL – TP Rp 3.000,-)

Ø Kinerja 1Q18 yang sesuai ekspektasi

Ø NPL 1Q18 tercatat sebesar 2,78%

 

Ø Rekomendasi SELL dengan TP Rp 3.000,- per saham

News Highlights

Ø TURI alokasikan capex 2018 Rp554 Miliar

Ø KAEF bagikan dividen 2017 Rp 98 Miliar

Ø KAEF akan akuisisi tiga rumah sakit

Ø LEAD targetkan pendapatan 2018 naik 10% YoY

Ø Laba bersih META 1Q8 turun 3,7% YoY

Ø PANS akan bagikan dividen Rp 120 per saham

Ø RALS Perbesar Segmen Fashion

Ø TCID Siapkan Rp200 miliar

Ø BI 7-DRR Tetap 4,25%

Ø Industri Mamin Bidik Rp115 T di Lebaran

Berita Emiten

Friday , 20 Apr 2018 09:37

TURI alokasikan capex 2018 Rp554 Miliar

TURI menganggarkan alokasi dana capex 2018 sebesar Rp Rp554 miliar pada tahun ini, yang sebagian besarnya akan digunakan untuk memperbarui fleet management bisnis rental kendaraan perseroan.

KAEF bagikan dividen 2017 Rp98 Miliar

RUPST KAEF memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp98 miliar atau 30% dari laba bersih pada 2017 sebesar Rp331,7 miliar.

KAEF akan akuisisi tiga rumah sakit

KAEF menganggarkan dana senilai Rp 500 miliar hingga Rp 600 miliar yang akan digunakan untuk  mengakuisisi tiga rumah sakit tipe C dan D yang berlokasi di Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur.

LEAD targetkan pendapatan 2018 naik 10% YoY

LEAD menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10% YoY pada tahun 2018, seiring peningkatan utilisasi kapal. Semenjak harga minyak kembali naik, bisnis perusahaan juga ikut menggeliat. Oleh karena itu, perusahaan optimis menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10% YoY menjadi US$ 30 juta pada akhir tahun 2018.

Laba bersih META 1Q8 turun 3,7% YoY

1Q18, META membukukan laba bersih sekitar Rp 63,76 miliar, turun 3,7% YoY dibandingkan Maret 2017 yang mencapai Rp 66,12 miliar.  Perseroan berhasil meraih pendapatan sebesar Rp 198,33 miliar, naik 11,46% YoY dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni Rp 177,93 miliar. Namun, beban langsung dan beban pokok penjualan juga meningkat mencapai Rp 58,42 miliar,  naik 22,8% YoY dari periode yang sama tahun lalu.

PANS akan bagikan dividen Rp 120 per saham

PANS akan membagikan dividen tunai dari laba tahun 2017 sebesar Rp 85,74 miliar atau setara Rp 120 per saham. Total dividen mencapai 48,39% dari laba bersih 2017. Cum dividen saham PANS di pasar reguler dan negosiasi pada 24 April 2018. Sementara, cum dividen dan recording date di pasar tunai pada 27 April 2018. Selanjutnya, pemegang saham akan menerima pembayaran dividen pada 16 Mei 2018.

RALS Perbesar Segmen Fashion

RALS memperbesar porsi penjualan fashion menyusul perbaikan omzet produk garmen pada 1Q18, melalui perubahan tampilan gerai dan menyediakan produk fashion berkulaitas dengan harga terjangkau. Adapun kontribusi penjualan fashion di 1Q18 mencapai Rp1,13 triliun atau tumbuh 19,3% YoY (75,3% dari total penjualan Rp1,51 triliun).

TCID Siapkan Rp200 miliar

TCID mengaggarkan capex Rp200 miliar tahun ini untuk pembelian mesin baru dan investasi di bidang IT untuk otomatisasai. Dana capex berasal dari laba ditahan 2017, pengembalian pajak dan kas internal.